Beijing, 2 November 2024 — Nanyang Bridge Media berperan sebagai event organizer dalam penyelenggaraan Indonesia Movie Weekend Festival yang berlangsung di Womei Cineplex, Distrik Chaoyang, Beijing. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing, Adhya Pictures, dan PT Senior Selalu Paham.
Dalam kapasitasnya, Nanyang Bridge Media bertanggung jawab atas perencanaan konseptual, koordinasi pelaksanaan, serta pengelolaan keseluruhan rangkaian acara guna memastikan standar penyelenggaraan yang profesional dan terintegrasi. Keterlibatan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam memfasilitasi pertukaran industri kreatif antara Indonesia dan China.
Festival ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya memperkenalkan potensi budaya Indonesia sekaligus memperkuat positioning Indonesia sebagai destinasi strategis untuk produksi film internasional, khususnya bagi pelaku industri perfilman China.
Selama dua hari pelaksanaan, festival menayangkan empat film Indonesia, yaitu Kadet 1947, Glenn Fredly The Movie, Gampang Cuan, dan Tulang Belulang. Tingginya tingkat kehadiran serta respons positif dari audiens dan undangan mencerminkan antusiasme yang kuat terhadap konten perfilman Indonesia di pasar China.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, turut diselenggarakan forum simposium industri yang mempertemukan perwakilan dari berbagai institusi dan pelaku industri perfilman Indonesia dan China. Forum ini menjadi wadah diskusi strategis mengenai peluang kolaborasi lintas negara, termasuk dalam aspek produksi, distribusi, serta pengembangan ekosistem industri.
Perwakilan dari Badan Perfilman Indonesia (BPI), Celerina Judisari, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas negara menjadi langkah penting dalam memperkuat daya saing industri film nasional. “Kerja sama internasional, khususnya dengan mitra di China, membuka peluang besar bagi industri film Indonesia untuk berkembang, baik dari sisi pembiayaan, distribusi, maupun pertukaran pengetahuan,” ujarnya dalam sesi simposium.
Sementara itu, perwakilan Adhya Pictures, Shierly Kosasih, menekankan pentingnya membangun koneksi langsung antar pelaku industri. “Platform seperti ini memungkinkan para pelaku industri untuk tidak hanya memperkenalkan karya, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang yang dapat berujung pada kolaborasi konkret di masa depan,” ungkapnya.
Melalui penyelenggaraan acara ini, berbagai keunggulan Indonesia sebagai lokasi produksi film turut disampaikan kepada mitra internasional, mencakup kekayaan warisan budaya, kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia, serta efisiensi biaya produksi yang kompetitif.
Sebagai perusahaan yang berfokus pada layanan lokalisasi, periklanan, dan produksi, Nanyang Bridge Media secara konsisten mengambil peran sebagai penghubung antara pasar China dan Asia Tenggara. Keterlibatan dalam Indonesia Movie Weekend Festival ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam mendorong kolaborasi lintas industri dan memperluas peluang kerja sama internasional.
Nanyang Bridge Media akan terus mengembangkan inisiatif strategis serupa guna memperkuat konektivitas industri kreatif regional serta mendukung pertumbuhan ekosistem perfilman yang berdaya saing global.
BERITA
Postingan Terbaru
Klien dan Mitra kami
