STUDI KASUS
Indonesia on Screen
Merek
Kedutaan Besar Indonesia untuk Kamboja
Jasa
Acara Offline
Pasar
Audiens Kamboja
Cakupan
Acara Offline
Pertumbuhan Film Indonesia di Kamboja
Antusiasme audiens Kamboja terhadap film Indonesia terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data dari Cambodia’s Department of Cinema and Cultural Diffusion, pada tahun 2025 film Indonesia menempati peringkat ketiga sebagai film asing yang paling banyak diputar di bioskop Kamboja, setelah film Hollywood dan produksi local. Bahkan, sekitar 18% film yang ditayangkan di bioskop Kamboja berasal dari Indonesia, mencerminkan meningkatnya minat penonton terhadap konten Indonesia . Peningkatan ini juga didukung oleh penerimaan yang hangat dari audiens, yang menunjukkan ketertarikan tidak hanya pada genre horor, tetapi juga pada keberagaman cerita dan kualitas produksi film Indonesia.
Gambaran Umum Proyek
Indonesia on Screen, yang diselenggarakan pada 12 Februari 2026 di Legend Cinema Olympia, Phnom Penh, merupakan inisiatif budaya oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Phnom Penh yang menghadirkan pemutaran khusus film Boundless Love. Acara ini dirancang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan visibilitas film Indonesia di Kamboja sekaligus mendorong kolaborasi lintas negara dalam industri kreatif.
Didukung oleh Kementerian Kebudayaan dan Seni Rupa Kamboja serta bekerja sama dengan Nanyang Bridge Media, program ini terdiri dari dua bagian utama. Pertama, forum diskusi industri yang mempertemukan para pelaku industri film untuk bertukar wawasan mengenai peluang kolaborasi, pengembangan konten, dan potensi pasar. Kedua, sesi pemutaran film untuk publik yang dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk profesional industri, perwakilan pemerintah, dan mahasiswa.
Tujuan Utama
1.
Memfasilitasi kolaborasi industri
2.
Menjangkau audiens yang lebih luas dan meningkatkan eksposur
Tantangan
1.
Menjembatani kesenjangan industri antar pasar perfilman Indonesia dan Kamboja
2.
Membangun awareness dan engagement audiens
3.
Melakukan koordinasi lintas negara
Solusi
- Nanyang Bridge Media merancang industry discussion forum yang terkurasi, dengan menghadirkan pelaku industri yang relevan dan memiliki peran strategis. Forum ini difokuskan pada diskusi yang actionable, sehingga tidak hanya membangun awareness, tetapi juga membuka peluang kerja sama nyata pasca-acara.
- Acara dikemas sebagai dual-format experience—menggabungkan forum industri dan public screening—untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Kehadiran peserta dari kalangan industri, pemerintah, dan mahasiswa membantu memperluas eksposur sekaligus menciptakan multi-layer engagement.
- Sebagai bridge antara Indonesia dan Kamboja, Nanyang Bridge Media mengelola end-to-end coordination, memastikan kelancaran komunikasi antar pihak serta eksekusi acara yang terintegrasi dan sesuai dengan standar internasional.
Hasil
Acara Indonesia on Screen di Phnom Penh menghasilkan capaian yang kuat sebagai platform strategis untuk promosi budaya sekaligus engagement industri. Melalui kombinasi pemutaran film yang terkurasi dan diskusi yang relevan, inisiatif ini berhasil meningkatkan visibilitas film Indonesia di Kamboja serta memperdalam apresiasi terhadap kekayaan cerita dan budaya Indonesia.
Dengan kehadiran lebih dari 250 peserta dari kalangan industri, pemerintah, dan akademisi, acara ini melampaui format pemutaran film konvensional dan berfungsi sebagai platform engagement multi-stakeholder. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat hubungan budaya dan diplomatik antara Indonesia dan Kamboja, tetapi juga membuka peluang kerja sama konkret di bidang distribusi, produksi bersama, serta pertukaran pengetahuan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam lanskap industri film regional dan global.
Testimoni
PEKERJAAN KITA
Lihat Karya Terbaik Kami
Klien dan Mitra kami
