Jakarta terus mengambil langkah nyata untuk berkembang menjadi salah satu destinasi perfilman dan produksi terkemuka di Asia Tenggara. Melalui peningkatan kemitraan internasional, dukungan pemerintah, serta industri kreatif yang semakin terhubung, Jakarta membuka berbagai peluang baru bagi para pembuat film, perusahaan produksi, dan pelaku bisnis di ekosistem perfilman global.
As part of this initiative, Nanyang Bridge Media was honored to be an official sponsor of the Jakarta Film Summit 2026, held from October 20–22, 2026, at Park Hyatt Jakarta. The summit brought together prominent figures from Indonesia’s film industry, international organizations, government representatives, and creative industry stakeholders to exchange ideas, strengthen industry connections, and explore opportunities for future collaboration.
Bagi Nanyang Bridge Media, keikutsertaan dalam forum ini mencerminkan keterlibatan perusahaan dalam perkembangan industri film dan media, sekaligus komitmennya untuk menghubungkan peluang kreatif antara Indonesia, Tiongkok, dan Singapura.
Jakarta Film Summit 2026 mempertemukan para pemimpin industri, pembuat kebijakan, sineas, serta pemangku kepentingan internasional untuk membahas masa depan industri perfilman. Melalui berbagai diskusi panel yang menghadirkan tokoh-tokoh perfilman Indonesia maupun internasional, termasuk perwakilan dari Asian Film Alliance Network (AFAN) dan pemerintah, summit ini mengeksplorasi berbagai peluang dalam bidang produksi film, investasi, serta kolaborasi lintas negara.
Menyadari semakin besarnya pengaruh AI dalam membentuk masa depan industri perfilman, Nanyang Bridge Media turut menghadirkan dimensi ini dalam summit melalui fasilitasi presentasi keynote oleh Alibaba Cloud, yang mengeksplorasi perkembangan keterkaitan antara AI, teknologi, dan industri kreatif.
Ibrahim Septiansyah, Strategic Engagement Lead di Alibaba Cloud Indonesia, berbagi wawasan mengenai bagaimana teknologi AI membuka berbagai peluang baru dalam proses produksi film dan pengembangan konten, sekaligus menyoroti semakin eratnya keterkaitan antara inovasi teknologi dan industri perfilman.
Salah satu momen penting dalam rangkaian acara ini adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang difasilitasi oleh Jakarta Film Commission selaku penyelenggara Jakarta Film Summit 2026. Kesepakatan tersebut melibatkan empat pihak, yaitu Badan Perfilman Indonesia (BPI), Yeni Kutay Film Produksiyon Limited Şirketi, Netflix, dan Bank Jakarta.
Kemitraan tersebut mencerminkan upaya Jakarta untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang industri perfilman dengan menghubungkan pemangku kepentingan institusional, kepentingan produksi internasional, dan lembaga keuangan.
Selain diskusi dan pertemuan formal, Jakarta Film Summit 2026 juga memperkenalkan potensi Jakarta sebagai lokasi produksi film melalui program Scouting Day. Inisiatif ini mengajak para profesional industri untuk mengunjungi sejumlah lokasi potensial di Jakarta, sekaligus memberikan gambaran mengenai keberagaman lanskap, karakter arsitektur, warisan budaya, dan lingkungan perkotaan yang dimiliki kota ini.
Program Filming in Jakarta Program ini juga menyoroti Filming in Jakarta, sebuah layanan terpadu satu pintu yang dikembangkan untuk menyederhanakan proses produksi film melalui fasilitasi perizinan produksi, pencarian lokasi, serta koordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait.
Melalui inisiatif ini, para pembuat film dan perusahaan produksi dapat memperoleh kemudahan dalam merencanakan serta melaksanakan kegiatan produksi di Jakarta. Layanan tersebut juga memberikan wawasan yang lebih luas kepada pelaku industri internasional mengenai fasilitas produksi, pilihan lokasi, dan sistem pendukung yang tersedia di kota ini.
Dengan perpaduan infrastruktur modern, landmark bersejarah, dan keberagaman budaya, Jakarta memiliki karakteristik yang dapat menjadi daya tarik bagi semakin banyak produksi film nasional maupun internasional.
Penguatan posisi Jakarta sebagai destinasi produksi film juga membutuhkan kebijakan yang mendukung serta insentif yang nyata. Dalam rangkaian summit, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan yang lebih mudah diakses dan kompetitif bagi kegiatan produksi film.
Sejumlah inisiatif yang diperkenalkan mencakup diskon sebesar 50% untuk penggunaan lokasi syuting serta pengembalian sebesar 50% dari pajak hiburan atas penjualan tiket film nasional yang ditayangkan di bioskop. Berbagai langkah tersebut ditujukan untuk mendukung kegiatan produksi film, mendorong perfilman nasional, serta membuka peluang tambahan bagi pertumbuhan industri perfilman lokal.
Dikombinasikan dengan layanan Filming in Jakarta, berbagai inisiatif tersebut menunjukkan bagaimana dukungan pemerintah dapat berkontribusi dalam membangun ekosistem perfilman yang lebih terintegrasi. Upaya ini sekaligus menjadikan Jakarta semakin menarik bagi perusahaan produksi dan para pemangku kepentingan industri kreatif.
Summit ini juga menjadi kesempatan untuk mendengar secara langsung pandangan perwakilan pemerintah mengenai visi dan berbagai inisiatif kota dalam mengembangkan industri perfilman di masa mendatang.
Di Nanyang Bridge Media, kami percaya bahwa masa depan industri kreatif dibentuk melalui koneksi yang bermakna, kolaborasi internasional, dan pertukaran gagasan lintas negara. Dukungan kami sebagai sponsor serta kontribusi aktif dalam Jakarta Film Summit 2026 mencerminkan komitmen Nanyang Bridge Media untuk turut mendorong perkembangan ekosistem perfilman dan media di kawasan regional. Mulai dari membuka ruang diskusi mengenai pemanfaatan AI dalam industri perfilman hingga menjalin interaksi dengan para pemangku kepentingan industri dari berbagai negara, kami berupaya membangun koneksi yang bermakna antara teknologi, kreativitas, dan kolaborasi internasional.
Dengan jaringan yang menjangkau Indonesia, Tiongkok, dan Singapura, Nanyang Bridge Media melihat potensi besar untuk memperkuat kolaborasi di antara pasar kreatif, khususnya dalam bidang film, media, hiburan, dan pertukaran budaya. Acara seperti Jakarta Film Summit memberikan kesempatan berharga untuk berinteraksi dengan para pemangku kepentingan industri, memahami perkembangan terbaru, serta menjajaki peluang kerja sama baru.
Keterlibatan kami juga mencerminkan ketertarikan yang lebih luas dalam mendukung pertumbuhan ekosistem kreatif regional, tempat talenta lokal, jaringan internasional, dan kemitraan lintas negara dapat bersinergi untuk menciptakan berbagai peluang baru.
Seiring dengan upaya Jakarta untuk memperkuat posisinya sebagai kota sinema yang berkembang, Nanyang Bridge Media bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan ini dengan menghubungkan masyarakat, industri, dan peluang lintas negara.

Anda telah berhasil mendaftar untuk buletin kami.
Bersiaplah untuk menerima konten menarik!
Kami meningkatkan, menyampaikan, dan mengoptimalkan aktivitas pemasaran Anda untuk mencapai penetrasi pasar maksimum ke Asia Tenggara
Berlangganan buletin kami dan dapatkan pemberitahuan
untuk tetap update