Nanyang Bridge Media

STUDI KASUS

Festival Pekan Film Indonesia di Beijing

Merek

Kedutaan Besar Indonesia di Tiongkok

Jasa

Acara Offline

Pasar

Penonton di Tiongkok

Cakupan

Acara Offline

Mengenai Acara

Festival Pekan Film Indonesia di Beijing ini diadakan pada 1–2 November 2024 di Womei Cineplex-Dang Daqiao, Distrik Chaoyang, Beijing, merupakan inisiatif dari Kedutaan Besar Indonesia untuk Tiongkok yang diwujudkan melalui kerja sama dengan Nanyang Bridge Media. Acara ini bertujuan untuk menampilkan jajaran film Indonesia kepada penonton Tiongkok, mempererat hubungan budaya, serta mempromosikan Indonesia sebagai destinasi utama bagi rumah produksi film dari Tiongkok.

Tujuan Utama

1.
Membawa Pesona Sinema Indonesia ke Layar Tiongkok

2.
Menjadikan Indonesia Destinasi Impian bagi Filmmaker Tiongkok

3.
Menjalin Hubungan Budaya yang Lebih Erat Melalui Film

HIGHLIGHT ACARA

Festival ini dimeriahkan oleh kehadiran tamu-tamu terkemuka dari industri film dan kalangan diplomatik, yang semakin menambah makna dan kemeriahan acara tersebut. Para tamu penting yang hadir meliputi:

Dewi Avilia – Konselor untuk Urusan Informasi, Sosial, dan Budaya KBRI Beijing

Tony LV – Wakil Sekretaris Jenderal Komite Industri & Investasi Film dan Televisi Asosiasi Film China

Ihsan Chardiansyah – Kepala B2B Marketing dan Komunikasi Produksi Film Negara (PFN)

Herawan Sukoaji – Atase Imigrasi KBRI Beijing

Shierly Kosasih – Chief Operating Officer Adhya Pictures

Muhammad Soleh Artiawan – Ketua Tim Perizinan Film di Direktorak Perfilman, Musik, dan Media Indonesia

Herawan Sukoaji – Atase Imigrasi KBRI Beijing

Celerina Judisari - Kepala Divisi Bisnis & Pembiayaan BPI (Badan Perfilman Indonesia)

Muhammad Soleh Artiawan – Ketua Tim Perizinan Film di Direktorak Perfilman, Musik, dan Media Indonesia

Film yang Ditayangkan

Hasil

Festival Pekan Film Indonesia di Beijing telah berhasil menampilkan kekayaan sinema Indonesia dan memperkuat hubungan budaya serta industri dengan Tiongkok. Lebih dari sekadar pemutaran film, acara ini menjadi platform strategis bagi sineas dan pelaku industri untuk menjalin kolaborasi dan membuka peluang bisnis di masa depan.Festival ini menegaskan posisi Indonesia di panggung film global, menjadikan sinema sebagai jembatan budaya dan ekonomi yang mendorong pertumbuhan industri kreatif. Keberhasilan ini bukan hanya pencapaian, tetapi juga langkah awal untuk membawa film Indonesia ke kancah internasional.

Testimoni

“Saya sangat terkesan dengan efek visual dan tata suaranya. Melalui ekspresi emosi yang tulus dari para karakternya, saya bisa merasakan dan terhubung dengan kehidupan di masa tersebut. Saya berharap ke depannya akan ada lebih banyak acara seperti ini, sehingga saya bisa menikmati lebih banyak film Indonesia.”
Chen Qinqing
Penonton “Kadet 1947”
Saya melihat bahwa komunitas Tionghoa lokal juga sangat antusias terhadap festival film ini. Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan, bahkan ada yang datang bersama keluarga. Ini merupakan kesempatan yang sangat baik, tidak hanya untuk memperkenalkan karya-karya perfilman Indonesia kepada audiens yang lebih luas, tetapi juga untuk menampilkan kekayaan dan keindahan alam Indonesia melalui film—sehingga membuka peluang lebih besar bagi Indonesia sebagai destinasi lokasi syuting film sekaligus tujuan wisata
Dewi Avilia
Konselor untuk Urusan Informasi, Sosial, dan Budaya KBRI Beijing

Klien dan Mitra kami

Terima kasih telah berlangganan!

Anda telah berhasil mendaftar untuk buletin kami.

Bersiaplah untuk menerima konten menarik!

Pantau terus!

Berlangganan buletin kami dan dapatkan pemberitahuan

untuk tetap update

Terima kasih telah berlangganan!

Anda telah berhasil mendaftar untuk buletin kami.