WAWASAN

2022 baru saja dimulai. Ada banyak harapan untuk tahun baru ini. Beberapa skeptis bahwa itu akan lebih baik, yang lain menyambutnya dengan harapan baru. Namun satu hal yang pasti, Indonesia perlahan membuka perbatasan dan membangun sektor ekonomi; ini termasuk industri film.

Setelah beberapa periode jeda karena wabah COVID-19 di Indonesia; dengan bioskop ditutup dan produksi ditunda, sekarang industri film kembali beroperasi. Pembuat film telah mengadopsi protokol keamanan baru untuk memastikan bahwa pembuatan film dapat berlangsung dengan aman di tengah pandemi. Nah, berikut ini adalah beberapa prosedur yang dilakukan oleh para sineas Indonesia untuk membuat kamera kembali berputar.

Pelaksanaan Swab Test & Karantina Mandiri

Pada tahap pra produksi, semua pihak yang akan terlibat dalam proses pengambilan gambar diwajibkan untuk melakukan tes swab PCR COVID-19 terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap orang yang akan melakukan kontak dekat selama pembuatan film telah dinyatakan bebas virus. Disarankan juga untuk menerapkan karantina mandiri selama 14 hari untuk kru dan aktor yang kembali dari luar kota.

Kru Lebih Kecil & Jam Kerja Lebih Pendek

Era pra-COVID, pembuatan film melibatkan jam kerja yang panjang dan ratusan orang dalam prosesnya; Tapi sekarang, produsen wajib mempersingkat jam kerja harian dan membatasi jumlah kru seminimal mungkin. Apalagi untuk beberapa tempat yang masih dalam kondisi semilock down, kegiatan syuting harus benar-benar mengikuti aturan jam kerja yang diperbolehkan oleh pemerintah setempat.

Sistem Ring/Implementasi Zonasi

Untuk mengurangi jumlah orang yang berkumpul di area tertentu dan untuk mengurangi cakupan penyebaran virus, proses pengambilan gambar sekarang harus menerapkan sistem cincin. Sistem ini membagi area syuting menjadi beberapa ring (zona), seperti ring 1 yang merupakan lokasi syuting utama dimana hanya kru utama dan aktor yang melakukan adegan yang diperbolehkan, kemudian ring 2 adalah ruang tunggu aktor dan kru. yang tidak bertugas atau kru yang perlu bersiap untuk adegan berikutnya. Sedangkan ring 3 adalah untuk set-up monitor, dimana terdapat sutradara, produser, dan klien. Semua pemain dan kru diharuskan untuk mematuhi aturan ini dan tidak diperbolehkan untuk bergerak di luar ring yang ditugaskan tanpa izin.

Namun, ada beberapa kru yang diberikan izin khusus untuk mengakses semua ring, seperti asisten sutradara, asisten produksi, dan lainnya.

Sterilisasi Set & Gears

Setiap sudut dan sudut lokasi syuting, serta semua alat peraga, roda gigi, dan peralatan yang akan digunakan selama pembuatan film, harus disterilkan. Penyemprotan disinfektan di seluruh area pemotretan adalah suatu keharusan, terutama benda-benda yang sering disentuh banyak orang, seperti gagang pintu atau peralatan makan. Penyediaan wastafel atau hand sanitizer adalah juga pemandangan umum di set saat ini.

Dukungan dari Tim Gugus Tugas COVID-19

Untuk memastikan bahwa semua orang mengikuti semua peraturan dengan ketat, produsen cenderung mempekerjakan staf tambahan sebagai tim pengawasan COVID-19. Tugas mereka adalah memeriksa ulang dan menjamin bahwa pembuatan film dilakukan dengan aman dan benar. Mereka juga akan menangani situasi kesehatan darurat bila diperlukan.

Melakukan Pemeriksaan Suhu Tubuh & Rapid Test

Seperti halnya pengecekan suhu tubuh kita setiap kali memasuki tempat umum, setiap hari sebelum memasuki lokasi syuting, suhu tubuh dan kondisi kesehatan setiap orang diperiksa. Jika mereka menunjukkan gejala apa pun, mereka tidak diizinkan untuk "check-in" dan akan diuji lebih lanjut. Juga, sesekali, tes cepat atau tes antigen cepat dilakukan pada sekelompok kru atau gips yang dipilih. Kedua hal ini harus dilakukan secara rutin untuk memastikan orang-orang yang bekerja sama dalam proses syuting selalu dalam kondisi baik dan tidak tercipta klaster COVID baru.

Pakai Masker, Social Distancing & Cuci Tangan

Selain semua hal yang telah disebutkan di atas, tentunya setiap kru dan pemain harus benar-benar mengikuti aturan dasar social distancing, cuci tangan, dan memakai masker.

Meskipun aturan di atas mungkin tampak merepotkan, keselamatan semua pihak yang terlibat dalam proses pembuatan film adalah yang paling penting. Namun, bukan hanya tugas produsen atau tim gugus tugas COVID-19 untuk membuat semua orang aman. Keterlibatan setiap pemain dan kru dalam mematuhi semua aturan & protokol kesehatan sangat penting. Hanya dengan begitu kita semua dapat menjaga kamera tetap berputar dan memastikan industri bertahan di masa-masa sulit ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Klien dan Mitra kami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.